Senin, 15 Februari 2010

Indonesia Disebut "Golden Chance"

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum bidang Pasar Modal dan Keuangan Non Bank Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Wishnu Wardana mengatakan pulihnya perekonomian Indonesia akan membawa sentimen positif bagi dunia internasional dan menopang pertumbuhan ekonomi bangsa ke depan.

"Indonesia memiliki potensi tinggi. Ada ekpektasi, ada harapan begitu besar. Ini penting untuk mendorong ekonomi serta mensejahterakan masyarakat," kata Wishnu, dalam sambutannya di National Summit, di Hotel Bumi Karsa Bidakara, Jakarta, Kamis (29/10).

Menurutnya, kondisi perekonomian Indonesia jauh lebih baik dibandingkan 10 tahun lalu. Saat itu, Indonesia tengah dilanda krisis ekonomi dan membuat lesu dunia usaha. Namun, selama 5 tahun terakhir pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Indonesia mulai bangkit. Kondisi ini diakui juga oleh dunia luar yang mulai melirik Indonesia untuk menanamkan investasinya.

"Indonesia dipuji karena prestasi yang dicapai dalam 5 tahun terakhir pada masa pemerintahan Presiden SBY. Indonesia disebut golden chance, kesempatan emas. Disebut Indonesia, atau Cina Indonesia sebagai negara yang memiliki prospektif ke depan," jelasnya.

Karena itu, menurutnya, tantangan pemerintah mendatang adalah menyusun program kerja selama 5 tahun, termasuk program 100 hari kerja yang konkret sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar